Kulihat langit membiru, matahari terbenam perlahan, yang bisa ku ungkapkan adalah aku sederhana untuk kehidupanku ku ciptakan arah untuk jalanku bersama caraku. Malam tiba bukan sebagai pengakhir hari ini yang ku ingat hanyala besok akan ada hari esok. Begitu juga dengan hari-hariku yang seperti biasa saja.
Ini bukan cerita tentang pahlawan atau pun tentang apa yang kau pikirkan, tapi ini hanyala sebuah tulisan sebuah ungkapan dari inti hati yang terdalam. Terkadang ku ingin melakukan hal apa yang ku pikirkan tetapi itu kadang menjadi sebuah hayalan yang sirna, ahkirnya hanya bisa terlupakan hanya bisa di tinggalkan.
Hari ini adalah sebuah perjalanan yang biasa sama seperti besok, hanya saja moment yang pas buat kita tertawa bersama melupakan masalah masalah yang ada. Bahagia bukan karna sesuatu darimu, tapi karna kehadiranmu yang dirindukan menjadi sebuah kenang-kenangan yang terlekat di hati. Perkumpulan ini pun bukan suatu kejahatan yang seperti apa yang kau pikirkan, tapi perkumpulan ini adalah suatu keceriaan yang dirasakan seperti biasanya. Hanya lewat kalimat-kalimat omong kosong semuanya lupa akan berada di dunia, seperti di langit yang berbicara tentang alam merindukan sebuah pijakan dataran .
"Karma bukan hanya untuk kejahatan tapi sebaliknya karma itu berada juga di atas ke baikan"
- akbar nugroho, tentang sekelompokan -
Kamis, 22 september 2016. 02.45 WIB



No comments:
Post a Comment